Kondisi Emosi

Standar
a.        Kondisi Emosi

Kondisi emosi adalah situasi, persyaratan atau keadaan perasaan yang ada di dalam diri seseorang. Banyak jenis kondisi emosi yang akan muncul setelah menyaksikan tayangan mistik, diantaranya sebagai berikut :

1)        Kecemasan dan Ketakutan

Emosi semacam ini sangat manusiawi. Semua pasti pernah merasakan cemas serta takut dalam keadaan maupun situasi tertentu. Kecemasan dan ketakutan adalah emosi yang sehat, dan itu mungkin bersifat membantu ataupun merugikan. Jika hal itu dapat memberi dorongan untuk melakukan persiapan dan untuk membantu kita bekerja maka akan berguna. Jika berat dan kukuh bercampur dengan fungsi dan menyebabkan penderitaan maka akan merugikan (Gary McKay, 2005:171). Persiapan di sini maksudnya, membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan mengenai apa itu mistik, sehingga apabila ada suatu keganjilan dalam suatu tayangan kita mampu memfilter diri kita agar tidak meyakini apa yang menyimpang. Sedangkan bekerja di sini maksudnya yaitu mencoba melatih diri untuk membuang pikiran-pikiran yang dapat memunculkan rasa cemas dan takut tersebut. Penyebab rasa takut adalah memiliki kecendrungan yang berasal dari luar individu (Gary McKay, 2005:172).

Rasa takut dan cemas adalah hasil sugesti atau hypnosis yang kita lakukan terhadap diri kita sendiri. Karena ketika kita bertindak, seakan-akan apa yang kita takutkan adalah nyata, maka kita benar-benar akan takut. Dengan kata lain, kita meyakini pikiran-pikira negatif yang ada dalam pikiran kita. Sikap demikian menunjukan bahwa kita kalah sebelum memulainya.

2)        Keberanian

Ini sangat membutuhkan kemampuan untuk berusaha dan berani mengambil resiko. Singkirkanlah prilaku yang bersifat sementara, takut dan mengalah pada diri sendiri (Gary McKay. 2005:191). Jika seorang remaja berani memutuskan untuk menyaksikan tayangan mistik tentu dia harus memiliki komitmen pada dirinya untuk mempertahankan keberaniannya hingga usai menyaksikan tayangan tersebut. Sehingga tidak ada dampak yang negatif setelah menyaksikannya.

 

 

3)        Mengalah

Bebaskanlah. Berhenti untuk mempertahankan sesuatu yang memang harus dilepaskan, semua ini hanya akan meningkatkan suatu kebahagiaan. Lepaskanlah sesuatu yang merugikan, sediakan tempat bagi hal-hal yang positif (Gary McKay, 200:196). Bila dampak tayangan mistik mulai terasa, coba terima perasaan apapun yang datang, kemudian kenali perubahan fisik yang terjadi seperti keringat dingin, jantung berdebar dan lain sebagainya. Lalu latihlah diri misalnya dengan menarik nafas, memejamkan mata keudian berdoa. Bila hal tersebut dirasa belum cukup menghilangkan dampak dari tayangan mistik, alihkan perasaan takut dengan hal-hal yang menghasilkan lelucon. Dan barulah latih pikiran yang ada didalam diri dengan hal-hal atau kalimat-kalimat positif, seperti “aku yakin ini hanya imajinasiku saja” dan lain sebagainya.

4)        Kegembiraan

Emosi kegembiraan adalah sebuah pilihan. Sama halnya ketika anda mengubah saluran televisi dari program olah raga ke program musik. Maka anda dapat “mengubah saluran dari pikiran anda” dari memusatkan pikiran marah ataupun takut menjadi suatu keindahan yang sederhana dalam kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s